Jumat, 11 April 2014

OLEH JARAK KEKASIHKU
Hari-hari ku lalui sendiri
Tanpamu di sisi tubuh ini
Hanya di hati…
Kau jauh di sana
Hanya dalam satu purnama aku bisa menghampirimu
Terkadang aku tak kuasa untuk tak memaksa
Hanya sekedar untuk menyaksikan indahnya kamu
Penantian ini terasa terlalu lama
Aku terdiam merana
Terpenjara dalam alam fikiranku
Dunia menantikan kekuatannya
Sementara hati merah membara
Apa yang kita harap belum jua terwujud
Entah apa yang kau lakukan disana
Untuk bertahan sepertiku
Aku tahu itu lebih berat bagimu
Aku tahu dalam tertatih kau kuat dengan air matamu
Terkadang aku iri padamu
Sanggup menjalani pedihnya kenyataan
Aku tau… bagimu…
Aku sangat kau harap
Sangat kau inginkan
Dan aku juga ingin kau tahu
Dirimu begitu berarti bagiku
Aku hanya ingin bersamamu suka duka
Dan.…
Aku ingin memastikan kau bahagia
Tanpa duka
Walaupn kenyataannya
Disuatu sisi…

Aku hanyalah Pria dengan keterbatasan

Jumat, 07 Maret 2014

Kenangan itu FAKTA

Tanpa kita sadari, kita telah menjalani kehidupan selama ini dengan kuat sampai sekarang. Dan bila kita sudi untuk meluangkan waktu sejenak untuk melihat masa lalu, berbagai kenangan akan perjalanan hidup (sepanjang yang kita ingat), begitu mengesankan dan penuh haru biru.
Masa kecil yang penuh kasih sayang dari para orang tua "disertai kekangan-kekangan yang membatasi kita, (hehehe....). Begitu menjengkelkan. Tetapi kini kita menyadari bahwa hal tersebut adalah bagian dari kasih sayang orang tua kita.
masa remaja yang penuh ceria bersama begitu banyak teman, yang juga lengkap dengan suka-dukanya, dan juga cinta monyetnya. Serta berbagai macam perangai dan kelakuan-kelakuan nakal dimasa itu.
Kini kita hanya bisa tersenyum dengan sedikit perasaan menyesal melihat kisah masa lalu itu jika ada hal yang memalukan. Begitu sangat terasa di hati ini rindu akan masa-masa yang telah berlalu itu. Seakan ingin menjalaninya kembali dan merubah sebagian ceritanya menjadi lebih baik. Ahhh...... andai saja waktu ini sebuah mesin yang bisa diputar kembali sesuka hati. Tapi waktu bukanlah mesin. Waktu akan berlalu secara nyata dan membuahkan fakta yang tidak dapat diubah bahkan sedetik yang lalu sekalipun. Sehingga bukanlah suatu hal yang berlebihan jika ada pernyataan "waktu adalah pedang", waktu adalah uang", waktu adalah roda yang menggilas", dan sebagainya.
Baik sobat, itu semua sebatas kenangan. Dan kenangan yang baik adalah yang bisa merubah diri kita menjadi lebih baik ketika mengingatnya. Atau dengan kata lain "jadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk kebaikan dimasa kini. Jangan sampai berlaku sebaliknya. Jika itu terjadi, benar-benar sebuah kerugian.
Tidak ada alasan untuk tidak semangat menjalani kehidupan. Tidak ada alasan untuk tidk berusaha mengendalikan diri demi terukirnya perjalanan hidup ini, agar tercipta fakta yang baik tentang diri kita. Karena waktu akan terus berlalu menuju masa mendatang, dan suatu saat nanti "hari ini" akan menjadi fakta tentang kisah kita.
Bukankah kita berharap mempunyai kenangan yang baik dan indah? Inilah jawaban satu-satunya. Yaitu memperbaiki diri dimasa kini. Baik itu tentang sikap dan perilaku, cara bertutur kata, sampai kepada kualitas akhlak dan intelektual.
Salam Persaudaraan